Search

Ringkasan Khotbah


Ringkasan Khotbah - 20 Oktober 2013 PDF Print E-mail

Penghibur yang Dijanjikan oleh Tuhan

Yoh. 14:25-31

Ev. Bakti Anugrah

Perpisahan dengan orang yang kita kasihi bukanlah hal yang menyenangkan. Hal ini juga dialami oleh para murid. Mereka akan berpisah dengan Tuhan Yesus yang akan mati dan naik ke surga. Secara manusiawi kita menjadi dewasa saat kita tidak lagi bergantung dengan orang tua kita, namun secara rohani kita menjadi dewasa justru saat kita semakin bergantung kepada Tuhan. Berkaitan dengan perpisahan ini Tuhan Yesus berkata dalam ayat 25-26 bahwa semuanya telah Kukatakan kepadamu, perkataan Yesus ini mengacu pada semua pengajaran yang telah Ia ajarkan kepada para murid. 

Ketika Yesus masih tinggal bersama-sama dengan para murid semua pengajaran-Nya bersifat verbal dan belum dibukukan menjadi Alkitab sehingga bisa saja para murid lupa. Akan tetapi kita bersyukur bahwa dalam ayat 26 Tuhan berkata bahwa Sang Penghibur, yaitu Roh Kudus itu akan turun dan mengajarkan segala sesuatu kepada para murid, yaitu semua pengajaran yang pernah diberikan Tuhan kepada para murid-Nya. Di dalam kitab Yohanes ada 4 kali disebut tentang Penolong yang lain, yaitu pada 14:14, 26; 15:26; dan 16:7. Tetapi satu-satunya bagian yang mencatat bahwa Penolong itu adalah Roh Kudus hanya ada dalam Yoh 14:26.

Peranan Roh Kudus adalah untuk mengajarkan segala sesuatu. Segala sesuatu tentunya bukan mata pelajaran sekolah ataupun hal-hal yang lain, tetapi yang dimaksudkan adalah perkataan Yesus yaitu segala sesuatu yang telah diajarkan Tuhan kepada para murid. Ajaran gereja-gereja pada zaman ini tentang Roh Kudus banyak yang menyesatkan. Seringkali mereka mengajar tentang Roh Kudus yang memberikan kekayaan, kesembuhan, dan hal-hal lainnya yang tidak dijanjikan dalam Alkitab. Jarang sekali gereja yang mengajarkan bahwa fokus utama Roh Kudus adalah pengajaran, karena Ia datang untuk mengajarkan kebenaran. Roh Kudus turun saat Tuhan Yesus naik ke surga, dari sini kita bisa melihat bahwa ada penyertaan Tuhan untuk memelihara kebenaran dan mengajarkannya kepada setiap orang percaya.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 06 Oktober 2013 PDF Print E-mail

Analogi Peran dari Orang Kristen

2Tim. 2:1-7

Pdt. Andi Halim, M. Th.

Surat Timotius ditulis oleh Rasul Paulus kepada muridnya, Timotius. Paulus sangat mencintai Timotius dan menganggapnya sebagai anak. Timotius masih sangat muda dan takut dalam pelayanan. Rasul Paulus mengingatkan Timotius supaya ia jangan dianggap rendah meskipun ia masih muda.

Ada anggapan bahwa orang muda itu sombong dan menganggap diri paling hebat. Tetapi ada orang muda yang takut dan rendah diri. Timotius merupakan golongan kedua, ia masih takut dan malu dalam pelayanan. Rasul Paulus memberi nasihat kepada Timotius, yang termasuk nasihat kepada kita juga.

Dalam ayat 1, Paulus mengingatkan bahwa dasar semua kekuatan kita adalah dari Tuhan. Dari dulu hingga sekarang manusia selalu tergoda merasa dirinya hebat dan kuat apalagi jika ia mempunyai pencapaian yang besar dalam hidupnya. Tetapi firman Tuhan selalu mengingatkan bahwa manusia hanyalah debu dan tidak berdaya. Dalam Katekismus Singkat Westminster ada 1 poin yang mengajarkan bahwa segala sesuatu berada di dalam topangan Allah.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 29 September 2013 PDF Print E-mail

Apakah kita berada di pihak Allah?

Yos. 2:1-24, Yos. 1:6-9

Ev. Jadi S. Lima

Yosua mengirimkan sekelompok pengintai ke Yerikho. Yerikho merupakan kota tua yang mempunyai sejarah 9000 tahun. Yerikho merupakan kota dengan pertahanan kuat yang sulit ditaklukkan. Sebenarnya tidak ada harapan bagi orang Israel untuk mengalahkan Yerikho. Bagi Yerikho sebenarnya tidak ada alasan untuk takut kepada Israel yang hanya merupakan budak.

Yosua adalah orang yang mendapatkan janji Tuhan. Tuhan sudah berjanji kepada Abraham, bahwa suatu hari kelak keturunannya, yang saat itu kelihatannya mustahil karena Abraham dan Sara sudah tua, akan menguasai tanah tempat Abraham berpijak. Tetapi Tuhan dengan kesabaran-Nya yang panjang, terus ada dan menyertai bangsa Israel.

Tuhan mengingatkan Yosua akan janji-Nya kepada Abraham. Yosua hanya tinggal memetik hasilnya. Yosua bertindak dengan hati-hati dan mengirimkan mata-mata. Tetapi kedua orang pengintai yang dikirimkan oleh Yosua segera ketahuan oleh raja Yerikho. Kedua pengintai ini memilih tempat persembunyian yang aman yaitu rumah perempuan sundal. Perempuan sundal ini dalam percakapannya dengan kedua pengintai ini memberikan data yang cukup untuk mengalahkan Yerikho. Mereka mendapatkan informasi dari Rahab, penduduk Yerikho. Informasi yang didapatkan adalah bahwa orang Yerikho takut kepada Israel. Karena ketakutan ini maka Yerikho kalah.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 22 September 2013 PDF Print E-mail

Ketidaksetiaan Yerobeam

1 Raja-Raja 14:1-20

Ev. Bakti Anugrah

Dalam Alkitab kita ada 2 bagian kitab yang mirip yaitu 1-2 Raja-Raja dan 1-2 Tawarikh. Tetapi ada latar belakang yang berbeda dari penulisan kedua kitab ini. Kitab 1-2 Raja-Raja diberikan untuk bangsa Israel saat mereka dalam pembuangan. Dalam masa pembuangan kitab Raja-Raja menuliskan kenapa mereka dibuang, yaitu karena penyembahan berhala. Sedangkan, kitab Tawarikh diberikan setelah mereka kembali dari pembuangan. Dalam kitab Tawarikh, bangsa Israel akan menyadari bahwa ada pula raja yang baik dan taat kepada Tuhan, melalui raja inilah bangsa Israel akan diberkati dan mereka boleh menyembah Tuhan dengan taat.

Tema dari kitab Raja-Raja adalah kerajaan dan kovenan. Alkitab dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Dalam Perjanjian Lama, Tuhan mengikat janji dengan bangsa Israel melalui Abraham. Kitab Raja-Raja merupakan penekanan antara nubuat dan penggenapan dalam sejarah bangsa Israel.

Nabi berfungsi sebagai utusan yang resmi dari Allah untuk bicara kepada para raja. Raja paling besar yang berkuasa atas Israel adalah Allah sendiri, bukan raja Israel. Raja Israel dibatasi oleh perjanjian dengan Tuhan sehingga mereka tidak bisa sembarangan. Kitab 1 Raja-Raja dituliskan untuk menjelaskan kepada bangsa Israel kenapa mereka dibuang ke Asyur yaitu karena melanggar perjanjian dengan Tuhan. Tuhan tidak segan-segan membuang bangsa Israel ke dalam pembuangan. Meskipun Tuhan membuang bangsa Israel bukan berarti mereka tidak ada masa depan karena ada janji untuk mengeluarkan bangsa Israel dari pembuangan.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 15 September 2013 PDF Print E-mail

Respon & Tanggung Jawab Umat Tebusan Tuhan

1 Ptr. 1:13-16

Ev. Calvin Renata

Dalam ayat 1–12, Petrus telah menjabarkan apa yang telah Allah kerjakan bagi kita: Allah telah melahirbarukan kita, memberikan kita warisan yang kekal, dsb. Mulai ayat 13, Petrus berbicara hal yang sebaliknya. Petrus berbicara mengenai respon dan tanggung jawab penerima surat Petrus. Jika Allah sudah merubah hidup kita, apa yang harus kita lakukan bagi Tuhan sebagai umat tebusan-Nya?

Ayat 13 dibuka dengan kata sambung “sebab itu”. Kata ini menghubungkan ayat-ayat sebelumnya. Ayat 13 – 16 dibagi menjadi 2 panggilan Tuhan bagi umat tebusan-Nya, yaitu:

Panggilan untuk memperbarui pemikiran kita (renewing mind) yaitu pada ayat 13
Panggilan untuk hidup kudus (calling to be holy) yaitu pada ayat 14 - 16
Dalam ayat 13 Petrus mengatakan “Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu pernyataan Yesus Kristus”.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 7 of 49
RocketTheme Joomla Templates