Ringkasan Khotbah
Ringkasan Khotbah - 18 Januari 2015 PDF Print E-mail

Surga

Wahyu 3:5; 4:2-4; 7:9,13; 19:7-8

Ev. Gito T. Wicaksono

Saat kita menginjili seseorang seringkali kita menggunakan ayat Yoh. 3:16 yang mengatakan bahwa nanti kita, orang percaya, akan beroleh hidup yang kekal dan kita akan masuk surga. Padahal kita begitu asing dengan surga itu sendiri.

Mengapa kita sebagai orang Kristen begitu asing dengan surga? Menurut Alkitab, sebenarnya surga itu seperti apa? Memang Alkitab tidak banyak berbicara tentang surga, tetapi bukan berarti Alkitab tidak berbicara tentang surga. John Calvin pun berbicara tidak banyak tentang surga.

Di abad ke-17, memang sangat jarang dibicarakan tentang surga. Namun justru di masa sekarang banyak orang yang berbicara tentang surga karena kebanyakan orang sedang depresi dan tidak tahu entah ke mana hidupnya setelah mereka mati. Kita lebih akrab dengan surga di tempat-tempat kematian. Itulah mengapa kita begitu asing dengan surga. Kita seringkali menjadi orang asing di hadapan Tuhan. Kita tidak kunjung mengenal kehendak Tuhan. Banyak orang yang belajar dan mengenal teologia, tapi tidak semua orang yang mengenal, mengerti, dan berelasi dengan Tuhan.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 11 Januari 2015 PDF Print E-mail

Prioritas dalam Melayani Tuhan

Kolose 3:17,23

Pdt. Andi Halim, M.Th.

Pelayanan adalah privilege (hak istimewa) karena sebenarnya kita semua tidak layak melayani Tuhan. Tidak ada satu manusia pun yang pantas dan memenuhi syarat untuk melayani Tuhan. Manusia sebagai makhluk yang berdosa tidak bisa memenuhi syarat Tuhan, tetapi kita dipanggil untuk melayani oleh Tuhan.

Tuhan mau menerima kita yang tidak memenuhi syarat ini dan inilah hak istimewa kita sebagai manusia percaya. Ketika kita mendapatkan hak istimewa tidak sepatutnya kita menyombongkan diri karena hak istimewa tersebut bukan didapat karena kemampuan sendiri tetapi karena pemberian-Nya.

Ketika kita diberi hak istimewa untuk melayani Tuhan, kita harus bersyukur kepada Tuhan. Manusia tidak boleh menganggap pelayanan sebagai sampah dan menolak untuk melayani Tuhan karena merasa tidak mendapatkan apa-apa. Kita harus bersyukur saat kita masih bisa melayani Tuhan.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 04 Januari 2015 PDF Print E-mail

Penghancuran Diri

2 Korintus 4:16-18

Pdt. Andi Halim, M.Th.

Di tahun yang baru biasanya diucapkan banyak harapan ke depan agar hidup menjadi lebih baik, sehat selalu, sukses selalu. Tapi sebenarnya apa yang terjadi di tahun ini, juga terjadi di tahun yang akan datang. Tidak ada hal baru, hanya pengulangan. Di tahun ini ada kecelakaan, kematian, penyakit, dan bencana, di tahun berikutnya juga ada hal yang sama. Memang ada hal-hal yang sepertinya baru, seperti makin dewasa, makin tua, tetapi sebenarnya itu tidak baru, melainkan dari dulu sudah seperti itu dan terus-menerus berulang.

Dalam hal ini kita tidak boleh memandangnya secara negatif, melainkan kita harus melihat dari perspektif Alkitab. Lalu apa yang patut dibanggakan oleh orang percaya? Apa yang menjadi harapan orang percaya? Apa nilai yang patut dibanggakan oleh orang percaya?

Kita tidak boleh membanggakan prestasi, gelar, kedudukan, dan hormat manusia karena itu semua merupakan hal lahiriah yang sementara. Dalam ayat 16, dikatakan bahwa manusia lahiriah kita itu semakin merosot. Kekuatan kita bisa berkurang seiring bertambahnya usia.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 27 Desember 2014 PDF Print E-mail

Orang Majus

Mat 2:1-12

Ev. Bakti Anugrah

Siapakah orang majus? Banyak hal yang tidak kita ketahui tentang mereka. Ada yang berpikir jumlah mereka 3 orang, mereka raja, dan salah satu dari mereka adalah orang Ethiopia; berasal dari keturunan Sem, Ham, dan Yafet. Tetapi Alkitab hanya mengatakan, “Datanglah orang-orang majus dari timur.” Kemungkinan orang majus ini berasal dari wilayah Media-Persia. Orang Israel mengalami penjajahan berulang kali, termasuk penjajahan oleh bangsa Media-Persia. Salah seorang Israel yang mengalami masa penjajahan oleh mereka adalah Daniel setelah sebelumnya ia mengalami juga penjajahan Babel.

Kata majus berasal dari kata magoi/magi yang tidak bisa diterjemahkan. Dari kata magoi/magi ini muncul kata magic yang berhubungan dengan sihir. Orang majus ini berasal dari orang Media-Persia kuno yang ahli dalam astronomi dan astrologi. Mengapa orang majus bisa datang dan menyembah Yesus?

Ketika orang Yahudi dibuang di Babel, di situlah mereka mengenal orang Media-Persia, setelah Babel dikalahkan oleh Media-Persia. Salah satu orang Yahudi yang terkenal dalam pembuangan adalah Daniel. Kemungkinan besar melalui Daniellah orang Media-Persia tahu mengenai nubuatan Mesias. Daniel dianggap salah satu orang majus. (Dan 2:10;4:7-9). Tidak heran mungkin melalui Daniel orang Media-Persia dipengaruhi mengenai nubuatan Mesias. Ia berhasil mempengaruhi bangsa yang menjajah hingga ke kedudukan paling tinggi. Daniel hanya dicelakakan oleh para gubernur regional iri hati kepadanya sampai ia dimasukkan ke dalam gua singa, namun di dalam kerajaan ia diakui dan memiliki kuasa. Tidak heran bila mungkin orang Media Persia dipengaruhi nubuatan mesias ini juga.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 66
RocketTheme Joomla Templates