Ringkasan Khotbah
Ringkasan Khotbah - 21 Desember 2014 PDF Print E-mail

Istri yang Takut akan Tuhan & Kudus

Eksposisi 1 Ptr. 3:1–7

Ev. Calvin Renata

Ketika Petrus membicarakan tentang kehidupan suami-istri, ia mengatakan bahwa seorang istri dapat memenangkan suaminya dengan perbuatannya. Dalam ayat 1 dan 2, Petrus membicarakan tentang ketundukan dan pertobatan. Petrus mengatakan bahwa istri yang mau tunduk dan taat pada suaminya, ada kemungkinan bisa memenangkan suaminya.

Dari sini kita bisa melihat latar belakang surat ini bahwa pembacanya ada banyak keluarga yang tidak seiman. Ada kemungkinan sang suami dan istri tersebut belum percaya pada Tuhan, tapi dalam perjalanannya sang istri akhirnya bertobat. Dalam keadaan ini apakah harus berpisah? Jawabannya tidak. Petrus mengajarkan bahwa istri harus tetap tunduk dan taat, serta menghormati suami tersebut sebagai kepala keluarga dan suami, meski pun dia bukan orang percaya. Dan justru melalui perbuatan sang istri, ada kemungkinan bisa mempertobatkan si suami. Maka pada ayat pertama, Petrus mengatakan bahwa tanpa perkataan pun, suami dapat dimenangkan.

Kata ”dimenangkan” di sini, dalam bahasa Yunani diterjemahkan sebagai kerdetesontai (kata ini sama dengan kata ”mendapatkan” dalam Mat 18:15). Arti kedua kata tersebut sama. Namun dalam Matius orang tersebut dimenangkan dengan perkataan, tapi dalam Surat Petrus ini sang suami dimenangkan oleh tingkah laku sang istri.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 07 Desember 2014 PDF Print E-mail

Ikatan Perjanjian Allah

Gal 3:15 – 29

Pdt. Andi Halim, M.Th.

Apakah arti hidup Kristen? Orang Kristen itu harus berbuat apa? Mengapa menjadi Kristen? Bagaimana kehidupan orang Kristen itu? Apa itu Kekristenan? Dari mana kekristenan itu? Kebanyakan orang menjadi Kristen karena ikut orang tua, disembuhkan dari penyakit oleh pendeta, atau karena pasangannya Kristen. Kita juga sering mendengar bahwa orang yang menjadi Kristen itu adalah orang yang sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya, sudah bertobat, sudah dilahirbarukan, dan sudah diperbaharui.

Jadi apa itu Kekristenan? Kekristenan itu dimulai dari adanya perjanjian, yaitu perjanjian antara Allah dengan manusia. Alkitab yang kita baca itu intinya adalah perjanjian, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Dan tanpa sadar kita ini sudah hidup dalam perjanjian. Contohnya adalah dalam pernikahan (janji nikah), bisnis (MoU), pejabat (lebih dikenal dengan sumpah) pasti ada perjanjian. Dalam keluarga pun ada perjanjian antara orang tua dan anak meskipun tidak secara langsung diucapkan. Orang tua dalam hatinya pasti berjanji untuk memelihara dan menjaga anaknya sampai menjadi dewasa.

Namun perjanjian Allah dengan manusia berbeda dengan perjanjian manusia dengan manusia. Perjanjian manusia dengan manusia, negara dengan negara itu adalah bilateral, dilakukan di antara 2 pihak. Tetapi perjanjian antara Allah dengan manusia itu disebut unilateral (perjanjian sepihak) dan Allah tidak pernah menunggu persetujuan manusia. Jadi manusia suka atau tidak suka harus terima. Kalau kita menyadari bahwa kita adalah ciptaan dan Allah adalah Pencipta dan Penguasa kita maka Ia tidak perlu menunggu persetujuan dari manusia. Manusia harus taat. Contohnya di saat Tuhan tidak menunggu persetujuan dari Adam dan Hawa saat memberi perintah kepada mereka. Mereka harus langsung taat.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 23 November 2014 PDF Print E-mail

Hidup memperkenan hati Allah

Luk. 21:5-6

Pdt. Christian Budiman

Peristiwa dalam perikop ini terjadi ketika Yesus dan murid-murid-Nya baru keluar dari bait Allah. Para murid memberikan respon mengenai bait Allah yang baru mereka lihat. Mereka mengagumi bait Allah dan mengutarakannya kepada Yesus. Para murid berharap Yesus memberikan respon yang kurang lebih sama dengan mereka. Respon Tuhan Yesus justru tidak diduga oleh para murid. Yesus mengatakan mengenai kehancuran bait Allah.

Bait Allah bangsa Israel hanya 1, tetapi bait Allah tersebut sudah mengalami perubahan bentuk beberapa kali. Bait Allah seperti apakah yang dikagumi oleh para murid?

Bait Allah pertama kali didirikan oleh raja Salomo. Bait Allah adalah bangunan yang sangat indah dan dibangun pada saat Israel mengalami masa kejayaan. Tetapi meskipun bangsa Israel mempunyai bait Allah yang begitu indah, mereka tidak sungguh-sungguh menyembah Allah. Bangsa Israel malah menyembah berhala dan allah lain. Akhirnya bangsa Israel dibuang ke Babel, dan bait Allah yang pertama dihancurkan. Apa yang ada di dalam bait Allah dijarah dan dirampas dan diambil oleh bangsa Babilonia. Bangsa Israel dijadikan budak oleh bangsa Babilonia.

Pada masa pemerintahan Kores, 70 tahun setelah bangsa Israel diperbudak, oleh karena kuasa dan anugerah Tuhan, sebagian bangsa Israel dilepaskan. Mereka dipimpin oleh Ezra, dan kemudian Ezra memimpin perbaikan dari bait Allah. Setelah bait Allah diperbaiki kemudian ditahbiskan. Setelah bait Allah ditahbiskan, mereka justru meratap dengan sangat karena mereka pernah menyaksikan kebesaran dan keindahan bait Allah yang mereka punyai dulu, yang didirikan oleh Salomo. Melihat bait Allah yang diperbaiki tidak semegah saat zaman Salomo, mereka menyadari zaman kejayaan dari bangsa Israel telah lewat.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 16 November 2014 PDF Print E-mail

Hidup sebelum dan sesudah mengenal Tuhan

Ef. 4:17-32

Ev. Bakti Anugrah

Sebelumnya kita sudah membahas bagaimana kehidupan kita seperti gunung es di laut, hanya sebagian kecil yang tampak di permukaan. Banyak hal yang tidak kita tunjukkan kepada orang lain. Dalam surat Efesus ini Tuhan melalui Paulus membentuk masyarakat baru sesuai dengan kehendakNya. Dalam surat Efesus ini Paulus menuliskan dasar-dasar doktrinal sampai dengan pasal 4:16, kemudian diteruskan dengan penjelasan yang praktis sampai dengan akhir surat. Tuhan ingin kita mengerti secara doktrin dan Tuhan ingin kita melakukan firman tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dalam ayat 17-24, menjelaskan hidup kita ada 2 macam yaitu sebelum mengenal Tuhan dan sesudah mengenal Tuhan. Rasul Paulus menegaskan kepada kita supaya kita jangan hidup seperti orang yang belum mengenal Allah. Ini adalah berita injil, hidup lama dapat diselesaikan dengan mempunyai hubungan (persekutuan) dengan Tuhan. Tuhan Yesus datang untuk mempersatukan Allah dan manusia yang terpisah, kemudian setelah kita bersekutu dengan Tuhan, kita harus juga melakukan tindakan praktisnya (ayat 25 dan seterusnya). Perbuatan baik bukanlah perbuatan baik jika kita tidak bersekutu dengan Tuhan.

Ada beberapa dosa yang disebutkan rasul Paulus dalam bagian ini yaitu :

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 68
RocketTheme Joomla Templates