Ringkasan Khotbah
Ringkasan Khotbah - 19 Oktober 2014 PDF Print E-mail

Prinsip Kepemimpinan

Ul.1:9-18

Ev. Gito T.W.

Bulan Oktober kita merayakan hari Reformasi. Reformasi ini tidak hanya di dalam gereja, tetapi juga di dunia. Reformasi tidak terjadi di bidang tertentu saja. Seringkali kita hanya berfokus kepada gereja saja. Kini kita bisa membaca Alkitab dengan berbagai bahasa karena adanya reformasi gereja. Gereja dimulai dari Kristus sendiri dan berdiri di atas satu alas yaitu Kristus. Namun pada perkembangannya gereja sering melupakan hal tersebut. Kita harus melihat gereja bukan dari struktur atau organisasi. Gereja berasal dari kata ecclesia yang artinya dipanggil keluar.

Calvin membedakan gereja menjadi gereja visible (terlihat) dan invisible (tidak terlihat). Gereja yang terlihat adalah gedung atau organisasinya, seperti GRII, GKA, dan gereja-gereja lain. Tetapi tidak semua orang di dalam gereja yang terlihat adalah orang yang terpilih. Tanggung jawab kita adalah membawa orang-orang yang ada di dalam gereja untuk mengenal Tuhan yang benar.

Gereja pada zaman Calvin hanya ada mazmur yang dinyanyikan, tetapi sekarang kita bisa menyanyikan lagu himne yang bermacam-macam. Inilah hasil reformasi gereja. Reformasi telah memperbarui gereja dalam banyak hal yaitu musik, pengajaran, dll.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 05 Oktober 2014 PDF Print E-mail

Iman yang Sejati

Ibr 11:1-3; Rm 10:17

Pdt. Andi Halim, M.Th.

Banyak gereja yang memberikan pengajaran tentang iman yang salah yang bercampur dengan konsep dunia yaitu berpikir positif, sukses melalui sugesti diri dan hipnotis, dan lain sebagainya. Iman seringkali diartikan bagaimana kita bisa berhasil seperti yang kita inginkan.

Iman yang benar seharusnya bagaimana? Banyak ayat yang membingungkan mengenai iman misalnya Mrk.11:23-24 mengatakan bahwa apapun yang kita minta dan doakan akan diberikan kepada kita. Kemudian Yoh.15:7 mengatakan bahwa jika kita tinggal di dalam Tuhan maka minta apa saja yang kita kehendaki akan diberikan.

Bagaimana kita harus menerjemahkan ayat-ayat ini? Kita tidak bisa membuang bagian ini karena isinya “seperti ajaran karismatik.” Ayat-ayat ini adalah bagian dari firman Tuhan, maka tidak bisa dibuang. Ada beberapa prinsip penting yang harus kita pegang dalam menerjemahkan ayat-ayat tersebut maupun ayat-ayat lain yang kelihatannya membingungkan. Selain itu kita juga harus punya dasar yang kuat. Orang dengan dasar yang kuat dan pikiran yang sehat tidak akan mengartikan ayat-ayat tersebut secara harafiah. Tidak mungkin semua yang kita inginkan akan dipenuhi oleh Tuhan.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 28 September 2014 PDF Print E-mail

1 Sam 6 : 1-21

Ev. Gito T. Wicaksono

Kita perlu melihat sejarah, karena jika tidak kita akan lupa atau bahkan tidak tahu bagaimana karya Allah di dalam sejarah. Dalam kitab yang berkaitan dengan sejarah seperti kitab Samuel, Raja-raja, Tawarikh dsbnya, sebenarnya bukanlah sekadar kitab sejarah, tetapi bagaimana Tuhan menyatakan diriNya di dalam sejarah, bagaimana Tuhan menyertai dalam kehidupan umat-Nya.

Hal yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Israel di zaman tersebut adalah Tabut Allah. Tabut ini adalah semacam kotak yang dihiasi dengan patung kerub, isinya adalah 2 loh batu yang ditulis oleh Tuhan dan diberikan kepada Musa dilengkapi dengan 4 gelang untuk mengangkat. Tabut Allah ini menjadi simbol kehadiran Tuhan di tengah bangsa Israel. Simbol kehadiran Tuhan, bukan Tuhan. Tetapi bangsa Israel seringkali salah dan memberhalakan tabut Allah ini. Selama 40 tahun perjalanan mereka, Tuhan memimpin bangsa Israel dengan menggunakan tiang awan dan tiang api. Saat berhenti, mereka membangun kemah untuk Tabut Allah, dan saat berjalan, kemah tersebut dirapikan, begitu seterusnya. Saat bangsa Israel mencapai tanah perjanjian kemah ini tidak lagi dipakai, dan dibangunlah bait Allah di era Salomo. Tabut Allah ini sangat penting bagi Israel.

Tabut ini selalu dibawa dalam berbagai kondisi, termasuk perang. Saat Daud berselingkuh dengan Betsyeba, dosa Daud yang paling fatal awalnya bukanlah perselingkuhan, tetapi Daud sudah mulai meremehkan Allah. Pada saat itu Israel sedang berperang, dan sebagai simbol kehadiran Tuhan, Tabut Allah dibawa ke medan perang, tetapi Daud tidak ikut ke medan perang. Maka sebelum berzinah, sebenarnya Daud sudah melanggar perintah pertama yaitu tidak menghormati Allah.

Read more...
 
Ringkasan Khotbah - 21 September 2014 PDF Print E-mail

Eksposisi 1 Petrus 2:16-17

Ev. Calvin Renata

Dalam ayat ke-15, Petrus memberikan nasihat supaya kita tunduk kepada pemerintah, tetapi dalam ayat ke-16, Petrus mengatakan supaya kita hidup sebagai orang yang merdeka. Kedua ayat ini tidak berkontradiktif melainkan dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

Di satu pihak Petrus menuntut kita supaya tunduk kepada pemerintah, karena tidak ada pemerintah yang tidak berasal dari Allah. Tetapi pada ayat ke-16 Petrus tidak berbicara mengenai kemerdekaan jasmani, tetapi dalam konteks rohani.

Merdeka di dalam definisi paling sederhana artinya tidak ada yang menguasai, menindas, menekan, dan mengendalikan hidup kita lagi. Petrus dalam bagian ini memberikan perintah supaya kita hidup sebagai orang yang merdeka. Ada 4 hal yang harus kita mengerti dalam membaca bagian ini :

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 2 of 65
RocketTheme Joomla Templates