Ringkasan Khotbah - 27 Desember 2015 PDF Print E-mail

Yesus adalah Kepala Pemerintahan

Yes 9:5

Vic. Gito T. Wicaksono, M.Div.

Ketika seorang anak lahir berarti anak tersebut Tuhan kehendaki untuk hidup di dalam dunia. Semua orang lahir di dalam dunia bukan karena kebetulan. Ada sebuah rencana Allah yang kekal bagi setiap manusia yang lahir ke dalam dunia. Mereka memiliki tujuan masing-masing yang Tuhan sudah tetapkan. “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita (Yes.9:5).” Ini adalah nubuat tentang kelahiran Kristus, yang pada saat itu belum lahir. Ini menunjukkan kehendak kekal Allah. Meskipun Yesaya belum tahu siapa yang akan lahir, tetapi hal itu sudah ada di dalam penetapan Allah. 

Yesaya memiliki dua anak, yaitu (1) Syear Yasyub (Yes 7:3). Arti nama Syear Yasyub adalah yang tersisa akan kembali. Tuhan menyuruh Yesaya bertemu raja Ahaz dengan membawa anaknya, yaitu Syear Yasyub. Pada zaman itu, kerajaan Israel telah terpecah menjadi 2 bagian setelah zaman raja Salomo, yaitu (a) Kerajaan Israel utara (10 suku) yang disebut Kerajaan Israel; dan (b) kerajaan Israel selatan (2 suku; Suku Yehuda dan Benyamin) yang disebut kerajaan Yehuda. Bukan hanya terpecah, kemudian 2 kerajaan ini juga saling berperang. Kerajaan Israel berkoalisi dengan kerajaan Aram menyerang kerajaan Yehuda (Yes.7:1), sedangkan kerajaan Yehuda bukan meminta pertolongan Tuhan melainkan berkoalisi dengan kerajaan Asyur untuk menjatuhkan kerajaan Israel. Dalam keadaan seperti inilah, Allah menyuruh Yesaya untuk bertemu dengan Ahaz (raja Yehuda) dengan membawa anaknya, yaitu Syear Yasyub. Kenapa anak pertama dari Yesaya harus diajak untuk bertemu dengan raja Ahaz? Karena anak ini adalah penanda bahwa kerajaan Yehuda akan diserang, tetapi jangan khawatir, melalui anak ini Allah hendak mengatakan bahwa yang tersisa akan kembali. Syear Yasyub adalah penanda yang menghibur orang Yehuda pada saat itu. Syear Yasyub adalah simbol bahwa Allah menyertai mereka.

(2) Maher-Syalal Hash-Bas (Yes.8:3). Arti nama Maher-Syalal Hash-Bas adalah bersegeralah kepada rampasan itu, barang rampasan sedang lari menjauh. Anak ini penanda bahwa kehancuran juga akan terjadi. Kerajaan Israel berkoalisi dengan kerajaan Aram menyerang kerajaan Yehuda, akan tetapi kerajaan Yehuda dibantu oleh kerajaan Asyur untuk menghancurkan kerajaan Israel. Namun, Asyur juga akhirnya menghancurkan kerajaan Yehuda. Maka, 2 anak Yesaya ditentukan oleh Tuhan. Anak pertama untuk menunjukkan belas kasihan Tuhan. Anak kedua untuk menunjukkan perampasan akan terjadi/kerajaan Yehuda akan hancur.


Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai (Yes 9;5). Kristus adalah tanda pemulihan. Kristus akan mememulihkan hubungan kita dengan Allah Bapa.

Lambang pemerintahan ada di atas bahunya. Ini berarti tujuan kelahiran Kristus adalah sebagai pemerintah. Allah yang perkasa dan Raja Damai adalah sifat dari pemerintahan Kristus. Kristus datang bukan sekedar datang menyelamatkan manusia saja tetapi untuk memerintah. Kita adalah pengikut Kritus, maka kita juga adalah orang-orang pemerintah. Nanti di surga kita akan memerintah bersama-sama Kristus, tetapi sekarang kita diberi cicipannya. Kita adalah bagian dari pemerintahan Allah.

Kristus disebut (1) Penasehat yang Ajaib, (2) Allah yang Perkasa, (3) Bapa yang Kekal. Kenapa Kristus disebut Bapa? Karena Allah Bapa adalah Bapa bagi Kristus, sedangkan Kristus adalah Bapa bagi kita. Bapa bukan hanya berarti sebagai bapa, tetapi juga sebagai pemimpin. Kristus adalah pemimpin yang kekal, (4) Raja Damai. Ada 3 cara untuk mewujudkan damai: (a) damai dengan cara memakai kekerasan/kekuasaan; (b) damai yang kompromistis; dan (c) damai dengan cara mengorbankan diri. Jenis damai yang ketiga yang Yesus Kristus lakukan. Kristus mengorbankan diri-Nya demi menegakkan kebenaran. Meskipun Kristus dikatakan Raja Damai Ia pernah berkata bahwa kedatangan-Nya bukan untuk membawa damai, tetapi Ia datang membawa pedang. Kristus merendahkan Diri untuk menyatakan kebenaran.

Kristus telah ditetapkan oleh Allah. Ia lahir untuk menyatakan lambang pemerintahan. Kristus menjalankan lambang pemerintahan sebagai Penasehat yang Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang kekal, dan Raja Damai. Ini ditegaskan di dalam kitab Wahyu 11:15. Di dalam Kitab Wahyu lebih dipertegas bahwa Kristus yang memegang pemerintahan atas dunia. Dalam bahasa Yunani kata dunia adalah kosmos. Kosmos adalah suatu keteraturan. Dunia, jagat raya, alam semesta, dan segala isinya dipegang oleh Allah.

Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya (Why 12:10).” Kenapa kalimat ini muncul? “Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya (Why 12:7-9).” Mikhael mewakili Allah bertempur dengan setan. Mikhael berperang melawan naga besar dan teman-temannya, lalu mereka tidak bisa bertahan melawan Mikhael. Naga besar/ular tua itu adalah iblis atau satan. Satan/Iblis ini menyesatkan dunia. Maka, fenomena yang sering dikerjakan oleh setan adalah menyesatkan dunia. Pekerjaan setan yang pertama kali yang dicatat oleh Alkitab adalah mengoda Hawa. Setan memberi tawaran yang baik kepada Hawa. Setan berkata kepada Hawa, “pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat (Kej.3:5)." Tawaran ini adalah sebuah tipuan setan, namun manusia memakannya. ini menunjukkan bahwa manusia juga ingin menjadi seperti Allah. Ini sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh Kristus. Dia yang adalah Allah justru Ia menjadi manusia. Dia yang tak terbatas mau membatasi Diri-Nya. Kita adalah manusia yang rendah sehingga kita tidak bisa mencapai Allah. Maka Allahlah yang berinisiatif untuk datang merendahkan Diri-Nya bagi kita. Setan pada dasarnya sudah dikalahkan, tetapi dia tetap ingin naik.

Setan dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Kenapa iblis/setan dilemparkan ke bumi? Salah satu tujuan dibiarkannya setan ada di bumi bagi kita adalah untuk menguji/memurnikan kita. Meskipun setan telah kalah, ia ditaruh di bumi. Jika kita yang mengalahkan setan sendiri pasti tidak akan mampu. Namun setan bisa dikalahkan hanya apabila kita bersama dengan Tuhan.

“Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut (Why 12:11).” Inilah kekuatan dari pengorbanan Kristus. Kristus telah mengalahkan si setan dengan cara mengorbankan Diri-Nya. Maka, mereka mengalahkan setan dengan (1) darah Anak Domba dan (2) perkataan kesaksian mereka. Ketika orang Kristen bernyanyi, setan marah. Maka, nyanyian itu juga adalah pernyataan kuasa bahwa Allah berkarya di dalam hidup kita, dan setan tidak senang jika kita menyanyi.
Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut (Why.12:11b). Ini artinya mereka mempersembahkan hidupnya sepenuhnya. Kita adalah orang-orang kerajaan. Kita adalah anak-anak pemerintahan dari Kristus. Kita sebagai orang-orang pemerintahan yang sedang dan akan memerintah selama-lamanya bersama-sama Kristus. Sekarang inipun kita juga telah dipercayakan untuk memerintah. Memerintah di sini artinya kita menyatakan kebenaran dan kita menyaksikan hidup kita. Kita memohon kekuatan dari Tuhan untuk dapat mengerjakan tugas pemerintahan itu dengan setia.

Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya (Why.12:10). Ini adalah sumber kekuatan kita. Sumber kekuatan kita adalah keselamatan. Kita sudah diselamatkan. Kita sudah dibeli dengan harga yang mahal. Untuk apa kita dibeli? Untuk mengerjakan kehendak Allah. Setelah kita diselamatkan, kita diberi kuasa. Kita diselamatkan untuk mengerjakan pekerjaan Tuhan. Kelak Ia akn mengajak kita untuk memerintah bersama-sama dengan-Nya. (Transkrip ini belum diperiksa pengkhotbah, JWL)

 
RocketTheme Joomla Templates